Mimpi season II
Sabtu, 09 April 2011
Masih bicara tentang MIMPI
Ini mimpi aku selanjutnya #masih tentang kematian
Dan lagi2 tokoh utamanya aku sendiri
##########################
Aku sedang berada di suatu taman, taman itu tak asing lagi bagiku, tepatnya taman kampusku..
Aku sedang berjalan menuju perpustakaan..
tapi tiba-tiba, getaran kuat dari bumi mengejutkan..
Gempa,pikirku..
Benar..
ini gempa yang sangat kuat..
semua orang di sekitarku panik,termasuk aku sendiri..
Kami semua berlari,berteriak, beristighfar..
Tapi gempa itu semakin lama semakin kuat..
pohon2 satu persatu tumbang..
Termasuk gedung2 juga ikut retak dan menimpa siapa saja di bawahnya..
Aku sudah tak tahu harus berlari kemana lagi,,
Kiamatkah ini??
Apakah aku akan mati hari ini, seperti orang2 yang terhimpit bangunan itu??
Aku terus berlari dan lari mencari tempat yang aman..
Sampai ku pada suatu tempat yang sangat asing,disana tidak ada pohon ataupun gedung..
tapi disana kulihat ada seperti pintu masuk yang bercahaya sangat terang,sehingga ku tak bisa melihat jauh kedalam nya..
semua orang berlari menuju cahaya itu..
Aku pun tak ketinggalan..
tapi, sampai di depan cahaya itu aku ragu untuk masuk atau tidak..
Aku penasaran tempat apakah itu???
Kenapa semua orang berlari menuju cahaya itu???
Dan saat aku masih dalam keadaan ragu, seorang pria setengah baya mengajakku untuk cepat masuk ke dalam cahaya itu.
aku pun menanyakan,kenapa semua orang ingin masuk ke dalam cahaya itu??
“Gempa ini sangat kuat,kemungkinan kita semua bisa celaka dan mati. Daripada kita mati tertimpa bangunan atau pepohonan,lebih baik kita mati secara baik2.caranya dengan masuk kedalam cahaya putih itu”..pria itu menjelaskannya dengan lantang kepadaku.
Pria itu masuk ke dalam cahaya itu tanpa menunggu reaksiku.
jadi,ini adalah jalan mati yang baik?batinku.
Sungguh aku terkejut mendengar penjelasan pria itu..
Tapi aku..
aku belum ingin mati..
aku belum bertaubat..
Yang jelas aku masih ingin hidup..
Aku berdo’a sekuat tenaga..
mengucapkan Asma Allah..
meminta kepada Allah agar aku tetap diberikan kehidupan..
Dalam keadaan yang masih bingung aku harus bagaimana..
ku tak lupa terus berdo’a..mengucapkan kalimat Allah
#######################
Lagi2 alarm hp membangunkan ku..
Dengan nafas yang tersengal-sengal..
ku bergumam..
Apa yang akan terjadi kalau aku masuk ke dalam cahaya itu..
apa aku masih bisa terbangun seperti sekarang??
Ataukah aku tak akan pernah bangun lagi??
Ini mimpi aku selanjutnya #masih tentang kematian
Dan lagi2 tokoh utamanya aku sendiri
##########################
Aku sedang berada di suatu taman, taman itu tak asing lagi bagiku, tepatnya taman kampusku..
Aku sedang berjalan menuju perpustakaan..
tapi tiba-tiba, getaran kuat dari bumi mengejutkan..
Gempa,pikirku..
Benar..
ini gempa yang sangat kuat..
semua orang di sekitarku panik,termasuk aku sendiri..
Kami semua berlari,berteriak, beristighfar..
Tapi gempa itu semakin lama semakin kuat..
pohon2 satu persatu tumbang..
Termasuk gedung2 juga ikut retak dan menimpa siapa saja di bawahnya..
Aku sudah tak tahu harus berlari kemana lagi,,
Kiamatkah ini??
Apakah aku akan mati hari ini, seperti orang2 yang terhimpit bangunan itu??
Aku terus berlari dan lari mencari tempat yang aman..
Sampai ku pada suatu tempat yang sangat asing,disana tidak ada pohon ataupun gedung..
tapi disana kulihat ada seperti pintu masuk yang bercahaya sangat terang,sehingga ku tak bisa melihat jauh kedalam nya..
semua orang berlari menuju cahaya itu..
Aku pun tak ketinggalan..
tapi, sampai di depan cahaya itu aku ragu untuk masuk atau tidak..
Aku penasaran tempat apakah itu???
Kenapa semua orang berlari menuju cahaya itu???
Dan saat aku masih dalam keadaan ragu, seorang pria setengah baya mengajakku untuk cepat masuk ke dalam cahaya itu.
aku pun menanyakan,kenapa semua orang ingin masuk ke dalam cahaya itu??
“Gempa ini sangat kuat,kemungkinan kita semua bisa celaka dan mati. Daripada kita mati tertimpa bangunan atau pepohonan,lebih baik kita mati secara baik2.caranya dengan masuk kedalam cahaya putih itu”..pria itu menjelaskannya dengan lantang kepadaku.
Pria itu masuk ke dalam cahaya itu tanpa menunggu reaksiku.
jadi,ini adalah jalan mati yang baik?batinku.
Sungguh aku terkejut mendengar penjelasan pria itu..
Tapi aku..
aku belum ingin mati..
aku belum bertaubat..
Yang jelas aku masih ingin hidup..
Aku berdo’a sekuat tenaga..
mengucapkan Asma Allah..
meminta kepada Allah agar aku tetap diberikan kehidupan..
Dalam keadaan yang masih bingung aku harus bagaimana..
ku tak lupa terus berdo’a..mengucapkan kalimat Allah
#######################
Lagi2 alarm hp membangunkan ku..
Dengan nafas yang tersengal-sengal..
ku bergumam..
Apa yang akan terjadi kalau aku masuk ke dalam cahaya itu..
apa aku masih bisa terbangun seperti sekarang??
Ataukah aku tak akan pernah bangun lagi??
Label: catatan
villa amrina ♥,
10.02
10.02